Petugas Gabungan saat Melaksankan Operasi Yustisi

Tak Kenal Lelah, Pemkot Bersama TNI-POLRI Giat Operasi Yustisi

e-govDiskominfo | 30 Oct 2020 19:08:52 | Copy Link Berita

JARI - Sebanyak 38 Warga dan 4 Pelaku Usaha terjaring dalam Operasi Yustisi Penegakan Perwali No.47 Tahun 2020 oleh Tim Satgas Gabungan Covid-19, Kamis 29/10/2020.

Sejumlah Pelanggar Protokol Kesehatan (prokes) ini di beri sanksi berupa Teguran Lisan bagi perorangan dan Teguran Tertulis Untuk Pelaku Usaha. Selanjutanya pelanggar prokes ini didata identitas diri sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Berdasarkan pantauan Kominfo saat bergabung dalam Operasi Yustisi yang rutin di gelar oleh pemerintah kota kendari (pemkot) ini, kebanyakan dari mereka (Pelanggar prokes) tidak mengunakan masker pada saat beraktivitas dan masih ada pelaku usaha yang bandel tidak menyediakan Fasilitas cuci tangan bagi pelanggannya.

Kasat Binmas Polres Kendari AKP Yusuf Muluk Tawang saat diwawancarai mengatakan, Operasi Yustisi ini berlangsung setiap harinya Baik pagi maupun malam bersama Satgas Gabungan dari berbagai unsur di Pemkot Kendari.

"Operasi Yustisi malam ini berlangsung di 3 Titik yaitu di Jalan Bunggasi, MTQ, dan Kendari beach. Tim Start dari Posko Kantor PUPR Kota Kendari Pukul 20:00 menuju Lokasi - Lokasi Target Penindakan yang sudah terjadwalkan malam ini hingga Pukul 22:00 ,"Ungkapnya.

Operasi Yustisi di pimpin oleh Kasat Binmas Polres Kendari AKP. Yusuf Muluk Tawang, Pasi Ops Kodim 1417 Kendari Mayor Inf.Sachruna Umar dan Kasat Pol. PP Kota Kendari Syamsu Alam dengan Jumlah Personel yang di turunkan sebanyak 106 Orang dengan Rincian TNI 17 orang, Polri 16 Orang, Pol PP 46 Orang, Dinkes 17 orang, Dishub 6 Orang , BPBD 1 Orang dan Kominfo 3 Orang dengan pola Operasi secara Mobile dan Stasioner .

Diketahui, Data Posko Satgas Covid-19 Kota Kendari yang di himpun infokendari.com , Tercatat Untuk Bulan Oktober 2020 Data Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Baik Perorangan maupun Pelaku Usaha sejak Tanggal 1 – 4 Oktober berjumlah 149 Pelanggar Perorangan dan Pelanggar dari Pelaku Usaha sebanyak 54 Orang, Sementara Tanggal 5 – 11 Oktober 2020 Pelanggar Perorangan Sebanyak 278 dan Pelaku Usaha Sebanyak 95 Orang,

Selanjutnya pada tanggal 12 -18 Oktober 2020 jumlah Pelanggar Perorangan Sebanyak 422 Orang dan Pelaku Usaha Sebanyak 72 Orang. Lanjut pertanggal 19 – 25 Oktober 2020 Jumlah Pelanggar Perorangan sebanyak 340 Orang dan Pelaku Usaha Sebanyak 40 orang dan Terakhir Untuk Periode 26 – 31 Oktober akan di rekap totalnya pada Tanggal 31 Oktober 2020.

Penulis : Chiwank
Kontributor : Hery Ashak

  • Komentar: