Puskesmas Mekar saat Pengukuran Kebugaran ASN Kecamatan Kadia

Puskesmas Mekar Gelar Pengukuran Kebugaran ASN Kecamatan Kadia

e-govDiskominfo | 04 Nov 2020 08:03:35 | Copy Link Berita

JARI - Puskesmas Mekar melakukan pengukuran kebugaran jasmani ASN tingkat Kecamatan Kadia, Sabtu (31/10/2020), di Taman Kota Kendari. Kegiatan ini dibuka oleh Camat Kadia, Ir. Saidin Siho.

Acara pembukaan dirangkaikan dengan tekhis pelaksanaan kegiatan yaitu pengukuran kebugaran ASN, dilaksanakan dengan metode rockport yaitu tes lari atau jalan santai dengan jarak tempuh 1.6 km, dilaksanakan sesuai kemampuan ASN, dan diukur waktu tempuhnya, untuk mengetahui V02 maksimal tiap peserta.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 hingga pukul 10.00 ini diikuti ASN Kantor Kecamatan Kadia, Kelurahan Kadia dan Pondambea serta ASN Puskesmas Mekar.

Kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari pemeriksaan fisik peserta, pengisian formulir PAR Q dan You, pemanasan, pengantar teknis pelaksanaan kegiatan, pengukuran kebugaran dengan mengelilingi Tamkot 2,5 kali putaran atau sepanjang 1,6 km.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani ASN. Manfaatnya untuk mengetahui statis kebugaran ASN, menilai derajat kesehatan kelompok, mengetahui adanya kelainan atau penyakit pada saat tes, ASN dapat membuat program latihan fisik yang sesuai. Metodenya dengan cara tes rockport yaitu berlari atau berjalan cepat yang penting harus konstan," jelas Kepala Puskesmas Mekar, Hj. Supriyani, SKM, M.Kes.

Ditambahkan Programer Kesehatan Kerja dan Olahraga Puskesmas Mekar, Riny Adriani, SKM, M.Kes, kegiatan ini diikuti 60 peserta, terdiri dari ASN Kecamatan Kadia, ASN Kelurahan Kadia dan Pondambea serta ASN Puskesmas Mekar dan melibatkan tiga dokter pengawas.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan launching inovasi Puskesmas yaitu "Berjihad Kesorga" (Bebas dari Jantung, Hipertensi dan Diabetes dengan Kesehatan Olahraga).

"Kegiatannya adalah pembinaan kesehatan olahraga di masyarakat dan institusi," tambahnya.

Riny Adriani mengatakan, maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani ASN dalam melaksanakan tugas sehari-hari, serta mengetahui daya tahan jantung dan paru-paru, otot dan fleksibilitas.

"Setelah berlari atau jalan cepat sejauh 1,6 km, peserta dengan jarak tempuh paling cepat dan tingkat kebugaran jasmani paling baik adalah peserta nomor dada 04 yaitu Lurah Kadia, dengan waktu tempuh 10 menit 09 detik," jelasnya.

  • Komentar: