Mulyadi Muntu

Maksimalkan Pelayanan, Inspektorat Pantau Tindak Lanjut Aduan Jaga Kendari

e-govDiskominfo | 04 Nov 2020 20:17:22 | Copy Link Berita

JARI - Inspektorat Kota Kendari mencatat, hingga Rabu (4/11/2020) sebanyak 221 aduan masyarakat masuk dalam aplikasi Jaga Kendari (JARI).

Melalui Inspektur Pembantu (Irban) Investigasi Inspektorat Kota Kendari Mulyadi Muntu menjelaskan, dari ratusan aduan yang masuk, sebanyak 219 telah dijawab.

"Dua aduan yang masih dalam proses. Sedangkan dalam penyelesaian aduan masyarakat, langsung diarahkan ke Dinas terkait atau menghubungi nomor aduan yang tercantum dalam aplikasi JARI," katanya, Rabu (4/11/2020).

Menurutnya, terdapat beberapa aduan yang sifatnya teknis seperti kekeliruan dalam penginputan data dan perbedaan data di Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta NIK yang belum teraktivasi sehingga mempengaruhi proses pelayanan.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari Zulkarnain mengatakan mereka sudah memberikan solusi terhadap persoalan yang muncul.

"NIK yang tidak connect/teraktivasi dapat membawa Kartu Keluarga, sehingga dapat diaktivasi untuk satu keluarga," katanya.

"Dalam bekerja, Disdukcapil akan melayani dengan semangat dan dedikasi untuk pengabdian kepada negara dan masyarakat, serta Disdukcapil siap melayani dengan memberikan informasi kepada masyarakat terkait pelayanan," tutupnya.

  • Komentar:
  • ABU BAKAR 1 Thn
    message user image
    Sya di sini mau tanya,klu nomor antrian suda lewat apa saya harus lagi ambil antrian baru,dan klu memang iya,harus ngantri online lagi,kenapa setiap buaka situs untuk antri kembali sekalinya informasi dari operator selalu suda full,sementara sya pantau trus antrian online tetap saja bertambah.mohon agar kami tda di persulit dalam pengurusan pergantian atau perpanjangan ktp.tolong dan kami berharap agar di mengerti dgn keadaan qm.
    JARI-Jaga Kendari 1 Thn
    message user image
    Selamat siang bpk abu bakar. Setiap harinya antrian dibuka mulai pukul 04.00 hingga 14.00. Sedangkan pergantian KTP el karna hilang, rusak, suket dan perubahan data sejak tanggal 3 November kuota yg diberikan oleh Disdukcapil yaitu 175 antrian perhari, umumnya kuota ini akan habis kurang lebih 20 menit sejak antrian di buka. Untuk nomor antrian yg terlihat, itu adlah nomor antrian yg sedang dipanggil atau antrian berjalan, bukan jumlah antrian. demikain bpk abu bakar