Anjal yang terjaring Razia

Pemkot Gelar Operasi Anjal, Banyak Dari Luar Daerah

e-govDiskominfo | 03 Feb 2021 17:57:04 | Copy Link Berita

JARI - Tim Yustisi Pemerintah Kota Kendari, berhasil menjaring 24 anak jalanan dan penjual tisu yang berasal dari berbagai daerah seperti Sulawesi Selatan, Gorontalo, Jawa Barat dan Kabupaten Kolaka yang sering beraktivitas di perempatan lampu merah di sejumlah titik di Kota Kendari, Senin (1/2/2021).

Setelah dijaring, mereka dikumpul dan diarahkan oleh Sekda Kota Kendari dan Kasat Binmas Polres Kendari agar mereka tidak beraktivitas kembali di lampu merah.

Sekda Kota Kendari Nahwa Umar meminta, semua anak jalanan yang berasal dari luar Kota Kendari kembali ke daerahnya masing-masing dan tidak ada toleransi pada mereka.

Sekda meminta, koordinator yang mengajak para anak jalanan ini masuk ke Kota Kendari untuk bertanggung jawab mengembalikan mereka ke daerah asalnya, jika tidak, mereka akan dikenakan sanksi sesuai Perda yang berlaku.

"Kalian harus pulang, tidak ada tawar menawar, karena kalian ini bukan warga Kota Kendari," tegas Sekda.

Setelah didata, membuat pernyataan dan diberi makan, warga asal luar Kota Kendari diminta kembali ke daerah asal dan warga Kota Kendari dikembalikan kepada orang tuanya. Sedangkan para penjual tisu seorang diantara nya bersedia ikut pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).

Untuk memastikan mereka tidak kembali beraktivitas, tim Yustisi Pemkot akan rutin berpatroli. Jika mereka kembali terjaring maka akan dberikan sanksi kurungan 6 bulan atau denda Rp 60 juta sesuai dengan Perda yg berlaku.

  • Komentar: