Inspektur Kota Kendari, Syarifuddin, SE, Ak, MSA bersama Kadis Pariwisata, Tim BPCB Sulsel, Camat Kendari, Lurah gunung Jati serta staf dan pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari

Peduli Budaya Kendari, Inspektur Pimpin Sidang Hari Pertama Usulan Penetapan Cagar Budaya

e-govDiskominfo | 14 Feb 2021 22:53:43 | Copy Link Berita

JARI - Inspektur Kota Kendari Syarifuddin SE, Ak., MSA Inspektur selaku Ketua Tim Register Cagar Budaya membuka Kegiatan Pengusulan Penetapan Cagar Budaya Kota Lama, melalui sidang yg dilakukan oleh Tim Ahli Cagar Budaya, Kepala Balai Cagar Budaya Provinsi Sulsel, Tim Ahli Kebudayaan UHO, Pemerhati Budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota kendari dan Ahli lainnya. Jumat (12/02/21).

Dalam kesempatan tersebut Syarifuddin mengajak semua pihak untuk peduli dengan peninggalan budaya sebagai sebuah potensi dan peluang untuk memajukan daerah Kota Kendari melalui kebijakan, pengaturan, pengawasan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.

" Disamping pembangunan infrastruktur, perlu juga dilakukan penyelamatan terhadap peninggalan budaya yang berada dikota Lama, melalui pengusulan dan penetapan cagar budaya oleh Tim Ahli Cagar Budaya Kota Kendari, agar peninggalan budaya yang bernilai sejarah dapat diselamatkan, hal ini merujuk pada perintah UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Perda Kota Kendari Nomor 21 Tahun 2013. "Terangnya"

Tak lupa, Inspektur juga mengucapkan Selamat bekerja kepada Tim Ahli Cagar Budaya dalam melakukan penetapan Cagar Budaya Kota Lama Kendari.

Sementara itu Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari Abdul Rifai mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini bertujuan mengusulkan dan penetapkan cagar budaya sebagai identitas Kota Kendari.

"Berdasarkan hasil diskusi kami kondisi beberapa cagar budaya saat ini tidak terawat, sehingga perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. "Bebernya"

Lebih lanjut Abdul Rifai mengatakan, peninggalan sejarah beberapa tempat di Kota lama Kendari perlu dilestarikan.

"Olehnya itu melalui kegiatan ini dapat diusulkan dan ditetapkan situs-situs bersejarah baik yang dimiliki secara pribadi, perorangan, perusahaan atau swasta, itu kita buat status untuk dijaga, mereka punya kewajiban untuk menjaga serta melestarikan Cagar Budaya ini.

Rifai berharap Kepada Masyarakat Kota Lama untuk dapat menjaga dan melestarikan Cagar Budaya ini, karena merupakan aset dan warisan.

Untuk diketahui Kegiatan yang berlangsung melibatkan TIM Ahli Cagar Budaya BPCB Sulsel dan narasumber bekerjasama dengan Universitas haluoleo bidang kebudayaan dalam upaya mempertahankan situs dan cagar budaya sebagai identitas Kota Kendari.

Turut serta dalam kegiatan, Tim BPCB Sulsel, Camat Kendari, Lurah gunung Jati serta staf dan pejabat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kendari

  • Komentar: