Wali Kota Kendari, H.Sulkarnain Kadir saat rapat

Demi Air Bersih Warga Kota Dan Konawe, Sulkarnain Rapat Bersama Tim SPAM Dan PT. Adhi Karya

e-govDiskominfo | 24 Mar 2021 11:32:19 | Copy Link Berita

JARI - Demi memaksimalkan layanan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) serta menindak lanjuti hasil kerjasama Pemerintah Kota Kendari dengan PT. Adhi Karya terkait pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)PDAM Tirta Anoa Kendari. Pemerintah Kota Kendari kembali menggelar Rapat terkait rencana pembangunan Intake Tabanggele bersama Tim SPAM dan PT. Adhi Karya di media Center Rujab Wali Kota Kendari pada Selasa (23/3) malam.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari H. Sulkarnain. K.SE., ME juga dihadiri Sekretaris Daerah Kota Kendari Hj. Nahwa Umar, SE., MM,. Dalam penyampaiannya, Wali Kota Kendari menuturkan bahwa saat ini Pemerintah Kota Kendari tengah berupaya menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Konawe, dalam mempercepat proses pembangunan (Groundbreaking) SPAM PDAM Kota Kendari.

"Mudah-mudahan apa yang telah kita niatkan bisa segera terwujud, teman-teman dari PDAM juga akan berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Konawe, terkait lokasi tabanggele dan semoga ini bisa segera kita tuntaskan. Kita juga akan memberikan keyakinan kepada Pemkab Konawe untuk bisa segera melanjutkan program yang kita rencanakan ini." Terangnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Wali Kota Kendari juga telah menugaskan kepada beberapa OPD terkait, untuk bisa terus membangun komunikasi dan kerjasama dengan pihak Pemerintah Kabupaten Konawe. Bahkan sesuai dengan kesepakatan, sebagai bentuk sumbangsih Pemerintah Kota Kendari kepada Pemerintah Kabupaten Konawe, dirinya menegaskan akan membangun jaringan perpipaan dengan kapasitas 50 liter air perdetik, yang nanti akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Konawe dalam bentuk CSAR dari PT. Adhi Karya sendiri.

"Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Kendari, untuk infrastruktur penyediaan air bersih yang sudah siap di konsumsi ini, nantinya setiap 50 liter air perdetik, siap untuk dikonsumsi dan kami persilahkan kepada Pemerintah Kabupaten Konawe memanfaatkannya untuk dipergunakan oleh masyarakat. Semoga ini bisa segera diselesaikan dengan cepat, sehingga persoalan air yang menjadi kendala di Kota Kendari dapat segera tuntas." Tutupnya

  • Komentar: