Wali Kota Kendari, H.Sulkarnain Kadir, bersama Kepala Bappeda dan Kepala Balai Sarana Prasarana dan Pemukiman Sultra

Inovasi Tiada Henti, Pudai Dan Lapulu Segera 'disulap' Sulkarnain

e-govDiskominfo | 15 Apr 2021 00:06:03 | Copy Link Berita

JARI - Setelah sukses mempercantik Kelurahan Bungkutoko dan Petoaha kini Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain K, SE.,ME bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan 'menyulap' Kelurahan Pudai dan Lapulu menjadi pemukiman layak huni melalui Penataan Kawasan Permukiman Kumuh Segmen III Skala Kawasan kluster.

Sulkarnain Kadir mengatakan bahwa program yang telah sukses dilakukan di Kelurahan Bungkutoko-Petoaha dapat dilanjutkan dan terlaksana dengan baik di Kelurahan Pudai-Lapulu.

“Kita sudah paparkan ke PUPR terkait penanganan skala kawasan Pudai-Lapulu. Kita diberi waktu membenahi dokumen yang telah diajukan, tapi secara umum tidak ada kendala, kita akan merubah landscape kawasan ini seperti pemukiman, sampah serta air bersih," ujarnya. Rabu (13/04)

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Kota Kendari Ridwansyah Taridala menjelaskan bahwa, luas lahan Pudai-Lapulu akan direnovasi dalam program Kotaku sekira 14,7 hektare.

Kawasan tersebut akan direnovasi menjadi kawasan permukiman yang lebih layak dan nyaman untuk ditinggali sekaligus juga mengurangi kawasan kumuh di Kota Kendari.

Dia juga menambahkan bahwa, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah melakukan sosialisasi kepada 52 kepala keluarga yang tinggal di wilayah terdampak agar dapat bekerja sama dengan Pemerintah untuk menata kawasan tempat tinggal mereka menjadi kawasan yang layak huni.

Selain itu, masyarakat yang terdampak tersebut akan dipindahkan sementara ke Rumah Susun selama setahun secara gratis.

“Bagi permukiman yang terdampak, Pemkot Kendari telah menyiapkan Rusun. Dipersilahkan menempati rusun tersebut selama 1 tahun setelah program renovasi kawasan Pudai-Lapulu ini rampung”, ungkapnya.

  • Komentar: