Inspektur Kota Kendari, Syarifuddin, SE, Ak, MSA

Syarifuddin, Optimis MCP Tahun Ini Naik 90 Persen

e-govDiskominfo | 16 Apr 2021 18:02:59 | Copy Link Berita

JARI - Kinerja Pemerintah Kota Kendari untuk mencegah korupsi patut di beri pujian. Dari hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK telah meningkat 87 persen atau naik tiga persen dibanding capaian tahun 2019.

Ditemui diruang kerjanya, Kamis (15/04/21) Inspektur Kota Kendari, Syarifuddin menjelaskan bahwa Pemkot terus berupaya meningkatkan beberapa indikator pendukung. Misalnya manajemen tata kelola PAD dan manajemen aset daerah. Pihaknya optimis MCP naik 90 persen.

"Untuk menata kelola PAD, kami telah berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk memaksimalkan pengoperasian dan pemasangan alat perekam pajak di beberapa titik atau objek pajak. Selain karena menjadi bahan masukan dari KPK, upaya itu juga untuk memaksimalkan PAD," Terangnya.

Mengenai manajemen aset, Pemkot bakal menggandeng Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pihaknya bakal meningkatkan jumlah objek yang akan dilegalisasi dari yang sebelumnya (2019) hanya 34 bidang tanah yang disertifikatkan, menjadi 200-500 sertifikat.

Dari segi prasarana, sarana, dan utilitas (PSU dari sejumlah pengembang (developer) pihaknya juga akan menertibkan.

"Data awal, ada 244 PSU dan tahun lalu (2019) sudah ada 70 PSU yang diserahkan. Para pengembang terus kita edukasi agar memahami tentang aturan PSU. Misalnya berapa persen yang diserahkan kepada pemerintah, kemudian teknisnya seperti apa, termasuk ketika persertifikatan nanti," jelas Syarifuddin.

Sebagai informasi indikator Penilaian MCP KPK sendiri yaitu terdiri Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Aparat Pengawasan Intern Pemerintah, Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah serta Manajemen Aset Daerah.

  • Komentar: