Foto bersama Wali Kota Kendari, H.Sulkarnain Kadir

Sulkarnain Dukung Keterbukaan Informasi Publik

e-govDiskominfo | 27 Apr 2021 02:21:05 | Copy Link Berita

JARI - Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir SE, ME hadir dalam kegiatan Komisi Informasi Pusat (KIP) berkenaan dengan Pengukuran Indeks Pengukuran Keterbukaan Informasi Publik (IKIP).

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menyampaikan bahwa ia mendapatkan perspektif baru tentang penggelolaan informasi dan seperti apa tanggungjawab kita dalam menyediakan informasi tersebut.

“Dari sisi kami Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari juga sebagai produsen informasi tentu sebagai entitas pemerintahan di daerah,” kata Sulkarnain Kadir

Menurut orang nomor satu di Kota Kendari ini, sebagai produsen pemerintah Kota Kendari sudah berusaha seoptimal mungkin dengan memaksimalkan peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai corong pemerintah.

“Alhamdulillah selama pandemi ini, salah satu dinas yang pesat perkembangannya itu Dinas Kominfo dari sisi peran sangat luar bisa. Karena kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang akurat sehingga masyarakat bisa berindak yang tepat juga,” ungkap Wali Kota Kendari.

Selain itu, kata Wali Kota, dalam keterbukaan informasi publik terkait bantuan selama pandemi Covid - 19, Pemkot Kendari meluncurkan aplikasi yang dapat diakses oleh suluruh masyarakat di Kota Kendari terkait jenis bantuan, siapa penerimanya, bantuan apasaja yang sudah diterima dan frekuensinya telah dicatat by name, by address dan by NIK.

Lanjutnya, aplikasi tersebut dapat diakses, sebagai bentuk tanggungjawab Pemkot Kendari dalam upaya memproduksi informasi sehingga masyarakat dapat menggunakan informasi tersebut dengan baik

“Penyediaan informasi kepada publik ini adalah sebuah kewajiban mutlak, bahkan saya ingin mengatakan kalau ada pimpinan daerah yang tidak punya persepsi seperti itu, itu bunuh diri pak,” kata Wali Kota Kendari.

Untuk diketahui, hasil Indeks Komunikasi Publik (IKP) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di tahun 2019 berada pada skor 84 dalam skala 1 – 100 dengan kategori cukup bebas pada daerah dengan kebebasan pers.

  • Komentar: