Pejabat Inspektorat saat Perkenalkan Program JARI

Pimpinan Inspektorat Ajak Masyarakat Perangi Praktik Calo

e-govDiskominfo | 16 Sep 2020 01:47:37 | Copy Link Berita

JARI - Inspektur Kota Kendari meminta masyarakat yang hendak mengurus atau membuat dokumen kependudukan seperti kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP) serta akta lahir untuk anak-anaknya, menggunakan aplikasi JARI agar terhindar dari praktik calo.

“Masyarakat yang hendak membuat KK, KTP-el dan akta kelahiran harus berangkat sendiri atau lewat saudaranya yang masih dalam satu KK melalui aplikasi JARI. Hal ini dilakukan untuk menghindari praktik-praktik calo,” tutur Syarifuddin saat dihubungi via WhatsApp, selasa (15/09/2020)

Menurutnya, Pembuatan data kependudukan sesuai dengan Undang Undang Nomor 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan pasal 79 A yang menerangkan pengurusan dan penerbitan kependudukan, sudah jelas tidak dipungut biaya. Semua ini wajib menjadi pegangan aparat pemerintah dalam melayani masyarakat.

“Undang Undang Nomor 24 tahun 2013 menjadi dasar bagi masyarakat yang ingin membuat data kependudukan yang tidak harus bayar,

Hal senada juga dikatakan Inspektur Pembantu Wilayah III, Iswanto saat dihubungi via telpon, selasa (15/09/2020) menuturkan, bahwa upaya untuk memerangi praktik-praktik yang tidak baik terutama dilakukan oleh oknum calo tidak akan terealisasi kalau masyarakat masih belum memiliki kesadaran untuk menghindari jasa-jasa yang seperti itu.

“Dukungan dari masyarakat untuk memerangi calo harus besar, serta kesadaran masyarakat juga harus tinggi,” tegasnya.

Irban Investigasi, Mulyadi ditemui saat mengawasi penerapan Aplikasi JARI di kantor Disdukcapil Kota Kendari, selasa (15/09/2020) juga ikut menghimbau masyarakat jangan sampai terbujuk rayu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab serta tergiur dengan jasa yang akan diberikan para oknum calo untuk memerangi para oknum calo. Lebih baik membuat administrasi kependudukan secara langsung dengan menggunakan aplikasi JARI, karena pembuatan data kependudukan itu gratis.

“Masyarakat juga dapat membantu kami untuk memerangi bilamana ada oknum calo yang ingin menawarkan jasa pembuatan kependudukan dan melaporkannya pada kami melalui layanan Aduan pada Aplikasi JARI,” pungkasnya

  • Komentar: