Sosialisasi UPP Saber Pungli

Bebaskan Kendari Dari Suap, Pungli Dan Gratifikasi, Pemkot Bersama UPP Sultra Gelar Sosialisasi Saber Pungli

e-govDiskominfo | 26 Jul 2021 17:55:19 | Copy Link Berita

JARI - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama UPP Propinsi Sultra menggelar sosialisasi Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Sapu Bersih (Saber). Acara yang dibuka oleh Sekda Kota Kendari tersebut melibatkan seluruh OPD, Kejari, Polda Sultra serta Inspektorat Propinsi Sultra. Senin (26/7/2021).

Pada Kesempatan tersebut Sekda Kota Kendari Nahwa Umar menjelaskan bahwa pungutan liar bisa menurunkan kepercayaan masyarakat pada pemerintah, sehingga sosialisasi ini merupakan momen untuk kembali mengingatkan pada semua pihak untuk  menghentikan pungli.

"Buat semua kepala OPD, camat, lurah dan ASN Pemerintah Kota Kendari agar senantiasa menjaga diri hindari praktek pungli,  bekerjalah sesuai ketentuan ikhlas mengabdi pada negara, jangan memakan yang bukan hak kita serta berilah pelayanan terbaik pada masyarakat," Ungkapnya.

Sekda juga berharap agar UPP Kota Kendari terus bekerja dan menyusun program kerja dengan sinergi antar pokja, mendengar masukan ahli dan masyarakat.

"Kalau niat kita sungguh-sungguh untuk mengabdi pada bangsa dan negara Insya Allah rejeki itu datang dari Allah kita akan selalu diberikan yang terbaik. Rejeki itu tidak hanya uang tapi semua hal termasuk kesehatan juga rejeki," Tambahnya.

Sementara itu Bambang Cahyo dari UPP Saber Pungli Sultra menjelaskan, upaya yang dilakukan ini bertujuan untuk menciptakan tata kelola pemerintah yang baik dan bersih.

"Untuk menciptakan good goverment dan clean goverment tentunya harus melalui upaya-upaya yang benar-benar tersingkronisasi dan terkoordinasi dengan stakeholder yang ada di seluruh wilayah, melalui UPP Saber Pungli," Ujar auditor Irwasda Polda Sultra.

Terakhir, Cahyo juga menambahkan yang terpenting dari sosialisasi ini adalah aksi lapangan.

Sedangkan Intan Nurcahya dari Inspektorat Sultra mengungkapkan, setidaknya terdapat lima bidang yang harus dipenuhi Pemerintah kota Kendari agar bisa dipilih sebagai kota bebas Pungli.

"Kelima bidang itu mencakup Sumber Daya Manusia, Operasional, Sarana dan Prasarana, Penganggaran, serta Inovasi dan Kreasi. Untuk di bidang sarana prasarana disini ada penilaian alat transportasi kalau itemnya terkait kendaraan bermotor untuk alat operasional pada kegiatan tersebut saya yakin Kendari sudah menunjukkan kesiapan," Ungkap perwakilan Inspektorat Sultra.

Untuk item penilaian inovasi, Irves Inspektorat Sultra tersebut juga yakin dengan program Jaga Kendari (JARI) yang sudah berjalan saat ini.

Pada kesempatan yang sama, Inspektur Kota Kendari Syarifuddin mengaku, sosialisasi ini diikuti oleh 34 Kepala OPD, 11 Camat dan 65 Lurah dan semua menandatangani komitmen memberantas pungli.

"Dalam komitmen itu ada tugas dan kewenangan kepala OPD untuk memberantas pungli di unit kerja masing-masing," tegas Inspektur.

Acara sosialisasi ditutup dengan penandatanganan komitmen memberantas Pungli oleh kepala OPD, Camat dan Lurah. Dokumen itu selanjutnya akan dikumpulkan oleh Inspektorat sebagai dokumen dan bahan evaluasi.

  • Komentar:
  • Arthur Arfian 10 Bln lalu
    message user image
    untuk antisipasi terhadap oknum2 yg punya potensi nakal..gmn caranya menghubungi tim saber pungli kota kendari?