Sekda, Kajari dan Inspektur Kota Kendari bersama para reforma

Pemkot Kendari Dan Kejari Bersinergi Dalam Pencegahan Korupsi

e-govDiskominfo | 22 Aug 2021 12:08:31 | Copy Link Berita

JARI - Pemerintah Kota Kendari bersama Kejaksaan Negeri Kendari menggelar soft launching aplikasi Sisuanto yang diinisiasi oleh Kejaksaan Negeri Kendari dan Aplikasi e-Proksi (e-SKBT, WBS, Buku Tamu Online, Klik Kowas) yang di inisiasi Inspektorat Kota Kendari, secara daring di ruang rapat Sekda, Kamis (19/8/2021).

Aplikasi yang dikembangakan egovDiskominfo Kota Kendari tersebut untuk melengkapi persyaratan mengikuti kegiatan pelatihan kepemimpinan Pratama yang sedang diikuti mantan Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kendari, dan Pelatihan Kepemimpinan Administrator yang diikuti oleh Sekretaris, Irban Investigasi dan Kasubag. Umum & Kepegawaian Inspektorat Kota Kendari.

Pada kesempatan tersebut Sekda Kota Kendari Nahwa Umar memberikan apresiasi pada para reformer atau peserta pelatihan kepemimpinan yang menyampaikan idenya dalam bentuk elektonifikasi.

"Pengembangan Aplikasi SISUANTO Kejari sendiri terintegrasi langsung dengan aplikasi APIP WBS melalui ePROKSI milik Inspektorat kota kendari sehingga laporan yang masuk bisa diketahui kemudian apakah ditindaklanjuti oleh Inspektorat atau ditangani Kejaksaan negeri Kendari” ungkap Nahwa.

Sekda menilai aplikasi yang dirancang oleh para reformer saat ini memang tepat dimana pandemi COVID-19 memaksa kita untuk terus berkreasi dan berinovasi untuk menghasilkan hal yang lebih bermanfaat.

Dia berharap, dengan aplikasi ini bisa semakin meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat dan kualitas Aparatur Sipil Negara.

Dukungan juga datang dari Kepala Kejaksaan Negeri Kendari Shierley Sumuan yang ikut langsung pada soft lounching aplikasi yang dibuat Kasi Pidsus R Novelino. Kajari mengaku saat ini memang saatnya memanfaatkan teknologi digital dalam melakukan pekerjaan dan pelayanan pada masyarakat.

Menurutnya aplikasi Sistem Aduan Pencegahan Korupsi (SISUANTO) merupakan terobosan baru dalam menerima aduan dari masyarakat.“Ini tujuannya menyederhanakan sumber daya manusia (SDM) yang ada di Kejaksaan, ketersediaan data lebih mudah dan lebih akurat,” ungkap Kajari.

Dia meminta program ini dilanjutkan hingga tuntas termasuk pengembangannya tidak hanya melalui website namun bisa menggunakan android.

Sedangkan Inspektur Kota Kendari Syarifuddin menjelaskan semua layanan yang diluncurkan ini saling berkaitan satu dengan lainnya utamanya dalam menjalankan fungsi Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan koordinasi dengan Aprat Penegak Hukum (APH) utamanya dalam pencegahan korupsi.

“Yang kita koordinasikan yaitu bagaimana kita berbagi informasi, bagaimana kita berkoordinasi terkait penanganan pengaduan masyarakat kemudian peningkatan sumber daya manusia,” katanya.

Dia berharap aplikasi yang dibuat ini bisa meningkatkan peran serta masyarakat dan seluruh ASN dalam mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan yang baik di Kota Kendari.Soft launching ini juga hadir secara online Kepala OPD, Asisten Pemkot, Kabag, Camat, Lurah dan Kepala SD dan SMP se Kota Kendari.

  • Komentar: