Kabid Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Rulyana, SH., M.Si saat menyerahkan Akta Kematian kepada warga

Pelayanan Prima, Disdukcapil Jemput Bola Kerumah Warga Yang Berduka

e-govDiskominfo | 04 Sep 2021 18:18:32 | Copy Link Berita

JARI - Menindaklanjuti Instruksi Walikota Kendari, terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari, gerak cepat lakukan proses penerbitan Akta Kematian langsung kerumah warga.

Kadis Dukcapil Kendari, Iswanto Dongge, S.Sos.,M.Si menjelaskan bahwa saat ini Disdukcapil melalui bidang pelayanan pencatatan sipil lakukan proses penerbitan Akta Kematian dengan cara jemput Bola kerumah duka.

"Saat ada laporan yang masuk dari pihak keluarga yang berduka maka saya akan langsung perintahkan kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil untuk lakukan proses pencatatan dengan mendatangi rumah warga yang berduka sekaligus menyerahkan secara langsung Akta Kematian Almarhum.

Masih kata Iswanto "Seperti yang baru-baru ini kami lakukan, dimana adanya laporan yang masuk ke Disdukcapil dari pihak keluarga dalam hal ini anak kandung Almarhumah, saat itu kami langsung kerumah duka yang terletak di jalan Balaikota III No.181 RT.02/ RW.03 Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia. Jumat (03/09/21) sore." Jelas mantan Irban III

Terakhir Iswanto Dongge berharap, kegiatan jemput bola tersebut dapat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan serta tatakelola adminduk Kota Kendari dapat lebih terupdate.

Sementara, Kabid Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, Rulyana, SH., M.Si mengatakan, Pencatatan kematian untuk penerbitan Akta Kematian di kota Kendari masih tergolong sangat minim, dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat dan pengetahuan tentang pentingnya pelaporan kematian tersebut.

Tujuan Pencatatan Kematian bagi setiap penduduk yang telah meninggal dunia lanjut Rulyana mengatakan, untuk Akurasi Data Kependudukan, sehingga dalam penyaluran bantuan sosial dan subsidi bisa tepat sasaran.

"Setiap masyarakat yang meninggal dunia bilamana tidak dilaporkan ke disdukcapil maka datanya masih akan hidup, sehingga setiap penerimaan bantuan sosial maupun surat panggilan pemilu dan lain - lain masih akan tetap tercatat/ terhitung, karena datanya belum di matikan, meskipun orangnya telah lama meninggal dunia, Ujarnya

"Olehnya itu kami harapkan adanya kesadaran masyarakat untuk dapat melaporkan setiap keluarga yang telah meninggal dunia. Begitu juga kepada RT/RW sangat diharapkan peran dan partisipasi aktifnya untuk memfasilitasi warganya dalam pelaporan setiap warganya yg telah meninggal dunia supaya dapat diterbitkan Akta Kematian sehingga tercipta data yang bersih dan akurat,"Harapnya

Selain itu ia juga menambahkan, Nilai penting Akta Kematian bagi ahli waris diantarnya, untuk kepentingan pengurusan taspen dan urusan lain yg menyangkut harta warisan, maupun pengurusan klaim asuransi atau dana pensiun yg telah meninggal dunia.

Atas apa yang telah dilakukan Disdukcapil tersebut, pihak keluarga Almarhumah Hj. Maesina, mengucapkan syukur dan berterimakaih kepada Tim Disdukcapil yang sigap dalam melayani Warga.

Untuk diketahui, Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil mempunyai tugas mencatat semua peristiwa penting yang mengubah status sipil seseorang meliputi, Kelahiran, Kematian, Perkawinan, Perceraian, Pengakuan Anak, Pengesahan Anak, Pengangkatan Anak, Perubahan Nama dan Perubahan Status Kewarganegaraan.

  • Komentar: